📅 Dipublikasikan: 26 Juli 2020
🔄 Diperbarui: 16 Februari 2026
⏱️ Waktu Baca: 15 menit
Memahami Jenis dan Fungsi Bass Trap
📚
Navigasi Cepat
⚡ Klik judul untuk langsung menuju pembahasan
Seorang teman memiliki studio pribadi yang terlihat cukup bagus. Namun ia terus mengeluh bahwa suara kick drum terasa tidak solid dan terdengar tipis atau “kopong”. Berbagai cara sudah dicoba, seperti memindahkan peralatan, menambah panel, hingga memasang diffuser dan reflektor. Tetapi masalah tetap tidak hilang. Saya menyarankan untuk memindahkan posisi drum dan memasang beberapa panel Bass Trap yang dirancang sesuai dengan karakter ruangan. Sayangnya, saran tersebut tidak diikuti, sehingga masalah frekuensi rendah tersebut masih tetap terjadi.
Dalam akustik ruangan, Bass Trap berfungsi untuk mengendalikan resonansi frekuensi rendah yang sering menjadi penyebab utama suara bass terdengar tidak merata. Tanpa penanganan yang tepat, bass bisa terasa berlebihan di satu titik dan justru hilang di titik lain. Memahami jenis dan fungsi Bass Trap membantu menciptakan akustik yang lebih seimbang serta monitoring yang lebih akurat di studio maupun ruang musik.
|
| Slat Resonator Bass Trap |
Panel Bass Trap
Musisi, produser dan komposer sekarang sudah melek (aware) dengan kualitas akustik studio produksinya sehingga melakukan perbaikan mandiri (DIY) dengan memasang panel2 akustik pada ruangannya, sehingga kualitas suara menjadi lebih baik walaupun tidak terlalu akurat atau malah salah kaprah.
Anda pun mungkin pernah membaca tentang pentingnya Bass trap pada studio atau ruangan yang berhubungan dengan musik, tapi pertanyaan yang muncul adalah:
- Apa sih Bass Trap?
- Apakah studio saya butuh bass Trap?
- Seperti apa sih Bass Trap?
- Berapa banyak yang dibutuhkan untuk ruangan saya?
- Dimana meletakannya?
Artikel saya kali ini akan menerangkan jenis2 Bass Trap dan fungsinya sedikit lebih spesifik. Mungkin anda iseng dan mencari di toko2 online dan menemukan atau ditawarkan di iklan2 OLX, tokopedia dll, dan menemukan iklan DI JUAL Bass Trap😃 Wooww,
Jangan dulu anda terburu-buru, hati-hati karena mereka biasanya tidak menyertakan data test laboratorium pada produk 'Bass Trap" jualannya, mengetahui data efisien serap dari sebuah produk (Bass Trap) sangat penting, karena bila membeli produk tanpa mengetahui pada frekuensi berapa masalah bass pada ruangan anda dalam frekuensi, Bass trap itu tidak akan berguna dan bekerja sebagai mana mestinya alias sia sia.
Contoh bila masalah bass build-up pada ruangan anda adalah 60Hz. kemudian anda membeli produk basstrap dengan tingkat serap 100Hz, tentunya mslh ruangan tidak akan teratasi, paham kan?
Bass trap adalah panel akustik yang dirancang khusus untuk menyerap gelombang suara frekuensi rendah, yang biasa dikenal sebagai bass. Frekuensi rendah ini cenderung menumpuk di sudut-sudut ruangan, memengaruhi mode ruangan (Room Modes) dan anomali medan suara lainnya, serta menimbulkan masalah seperti suara yang bergemuruh (boomy), distribusi bass yang tidak merata, dan masalah resonansi di dalam ruangan.
Pada dasarnya Bass Trap ada 2 jenis yaitu Porous Absorber & Resonant Absorber, untuk mengidentifikasi apakah produk itu Bass Trap beneran atau ngarang, lihat saja ukurannya, Bass trap umumnya sangat tebal (kedalamannya) sekitar >30cm
Rumus Menghitung Panjang Gelombang:
λ = c / f
λ = panjang gelombang
C= kecepatan suara diudara 340/344ms
f= Frekuensi
Kita hitung Panjang gelombang frekuensi 100Hz adalah sbb:
λ = 340/100Hz = 3.4m
Bagaimana caranya bila sebuah panel dengan ketebalan hanya 5 atau 15cm di isi rockwool atau glasswool dapat mengatasi frekuensi 100Hz yang panjangnya 3.4m!?😨
|
| Frequency vs Ketebalan Panel Akustik |
Tapi jangan kaget dulu, kita dapat membagi 4 panjang gelombang ini,(1/4 panjang gelombang) 3,4/4 = 85 cm. Nah lumayan tidak terlalu dalamkan. hanya 85cm ..OK cukup, sekarang mari kita bahas satu persatu.
Porous Bass Trap
|
Porous Bass Trap
|
Cara Mengidentifikasi:
Isinya Rockwool atau fiberglass, biasanya berbentuk persegi atau segitiga (a.k.a. Superchunk), dibingkai dengan frame kayu dan ditutupi dengan kain untuk penampilan. Sering disebut Bass traps, tetapi pada kenyataannya adalah broadband absorbers yang "juga" sedikit menyerap bass (Mid low). Agar dapat befungsi sebagai Bass Trap, panel ini harus mempunyai kedalaman/ketebalan minimal sebesar 30 - 60 cm.
Cara Kerja Porous Absorber:
Mengurangi gerakan molekul udara pada gelombang suara (Sound Velocity) dengan hambatan (gesekan). Panel ini memiliki penyerapan yg baik pada frekuensi menengah (Mid) dan tinggi (high), dan sedikit menyerap frekuensi rendah seperti bisa dilihat pada grafik dibawah ini:
|
| Perbandingan nilai serap 16cm vs 5cm 60kg/m3 rockwool |
Dapat kita lihat, tingkat serapan menurun landai seiring semakin rendahnya frekuensi, masa jenis material dan ketebalan panel ini sangat berpengaruh thd karakter serapnya, bila menggunakan material serap dengan densitas tinggi, daya serap panel ini terhadap frekuensi Mid dan High akan semakin baik tetapi memburuk pada frekuensi rendah. Semakin tebal Panel, semakin rendah dia akan menyerap. "Kedalaman panel" diukur dari depan material, sampai dinding di belakangnya, termasuk udara/gap diantaranya. Panel ini sifatnya menyerap frekuensi mid dan high secara menyeluruh, bukan panel yang didesign dan berfungsi untuk satu target frekuensi saja.
PENTING
Grafik yang ditampilkan tidak mewakili desain atau produk aktual. Gunakan hanya untuk memahami dan apa yang dihasilkan/dicapai dari setiap desain.
Cara menggunakannya:
Tempatkan mereka jauh dari dinding, atau letakan secara diagonal melintasi sudut untuk mencapai kedalaman/jarak yang lebih secara keseluruhan. Penggunaan panel ini dapat anda mulai pada sudut2 ruangan yang paling dekat dengan speaker anda, juga ketika baru memulai membangun sebuah home studio panel ini memecahkan banyak masalah, juga bila budget anda terbatas, panel ini adalah pilihan terbaik .😉
Seberapa banyak yg dibutuhkan:
Sebanyak mungkin, dan untuk mencapai hasil yang signifikan gunakan 4 atau 8 panel sekaligus berdampingan
Kesimpulan untuk panel jenis ini adalah:
- Murah
- Mudah dibuat
- Mempunyai daya serap yang lebar (Broadband) sehingga fleksible penggunaanya.
Catatan:
Air gap (jarak antara panel dan dinding) tidak boleh lebih besar dari kedalaman inti material. atau air gap/jarak maks = tebal panel.
Variasinya dengan Diffusion (Scatter Plate)
Panel porous ini dapat dikombinasikan dengan menggunakan panel yang memiliki sifat diffusif pada bagian permukaannya, hal ini akan meningkatkan daya serap atau menjangkau frekuensi serap lebih rendah lagi.
|
Slotted Panel
|
Bahan penyerap berpori dilengkapi dengan pola depan bilah (sirip), celah atau lubang (perforated), dengan menggunakan urutan angka matematika tertentu.(binary/maximum length sequence).
Peningkatan nilai serap pada frekuensi rendah dapat dilihat pada grafik dibawah ini:
|
|
Tipikal kombinasi panel porous 16cm pada sudut ruangan dengan permukaan difusif
|
PENTING
Grafik yang ditampilkan tidak mewakili desain atau panel aktual. Gunakan hanya untuk memahami dan apa yang dihasilkan/dicapai dari setiap desain.
Bila dibandingkan dengan grafik sebelumnya, terkesan hanya sedikit peningkatan koefisein serap pada frekuensi <100hz, perlu dipahami pada frekuensi dibawah 100Hz peningkatan sedikit adalah pencapaian yang luar biasa. Tidak percaya??😏
Mari kita lihat perubahan respond ruangan dengan dimensi 5x4x2.7m (tinggi) tanpa dan setelah menggunakan Bass trap (Slat resonator) dengan ukuran panel sebesar L120cm x T235cm x 60cm(depth) = 1.69m^3 (cubic) pada grafik berikut ini:
|
| Figure1 |
|
| Figure 2 |
Figure 1,
Garis biru = Panjang gema ruang tanpa panel akustik (Absoption panel).
Garis coklat 1 = Penurunan panjang gema stlh pemasangan panel absorber seluas 15m2
Figure 2,Garis coklat 2 = "Sedikit" penurunan panjang gema setelah bass trap 1.69m^3 (cubic) terpasang.
Luas permukaan Bass trap 2.82m^2, kedalaman 60cm dengan Volume 1.69m3, hanya mampu menurunkan rata-rata 0.2-0.3detik pada rentang frekuensi 125Hz-400Hz. Secara visual penurunan yang terlihat pada gambar terkesan kecil, tapi bagi telinga kita penurunan tsb sangat signifikan.
Lalu bagaimana bila masalah ruangan ada pada frekuensi dibawah 100Hz? sebesar apa bass trap yang harus dibuat?
Tenang....beruntung kita sudah mempunya teknologi untuk itu, sudah saatnya membahas apa yang disebut Bass Trap sesungguhmya.😎
Tube Bass Trap
Tube Bass Trap adalah produk akustik yang terbuat dari isolasi fiberglass akustik khusus dan dirancang untuk menyerap frekuensi rendah, panel ini mengurangi atau menghilangkan room modes dan standing wave. Dengan bentuk oval, panel ini efektif memecah (diffuse) suara di frekuensi menengah dan tinggi, sehingga mempengaruhi keseluruhan akustik ruangan secara positif. Tube Bass Trap efektif mengontrol bunyi pada frekuensi hingga 50hz.
 |
| Tube Trap |
Cara Mengidentifikasi:
Silinder berongga dari bahan berpori, biasanya fiberglass density tinggi, tinggi sekitar 1m dan 40cm diameter. Kadang-kadang setengah dari permukaan ditutupi dengan foil yang reflektif.
Penjual kadang suka mengklaim bahwa produk mereka berbeda dari semua bass trap lainnya, padahal sebenarnya panel ini hanyalah penyerap berpori standar dalam bentuk silinder.
Cara Kerja Tube Trap:
Mengurangi gerakan molekul udara pada gelombang suara (Sound Velocity) dengan hambatan (gesekan). Cenderung kurang efektif pada frekuensi rendah dibandingkan panel berpori standar setara volumenya. Bass trap jenis ini termasuk Target frekuensi bass trap, artinya hanya menyerap bunyi pada frekuensi tertentu saja.Mari kita lihat perbandingannya dengan panel porous standard.
|
| Tipikal 40cm tube trap vs Porous material dengan diffuser pada permukaannya |
PENTING
Grafik yang ditampilkan tidak mewakili desain atau panel aktual. Gunakan hanya untuk memahami dan apa yang dihasilkan/dicapai dari setiap desain.
Bisa dilihat Tube trap hanya menyerap pada frekuensi tertentu dengan Q yang sempit, sangat berguna untuk mengontrol bunyi pada frekuensi tertentu tanpa menggangu frekuensi lainnya.
Cara menggunakannya:
Letakan pada sudut-sudut ruangan.
Seberapa Banyak yg Dibutuhkan:
Sebanyak mungkin, dan untuk mencapai hasil yang signifikan gunakan 4 atau 6 unit panel sekaligus.
Kesimpulan untuk panel ini
- Relatif mudah dibuat
- Bentuk yang bulat vertikal membuat panel ini mempunyai keterbatasan dalam penyimpanannya,
- Luas permukaan terlalu kecil. -> Perlu banyak unit.
Diaphragmatic / Panel Membrane
Biasa disebut juga Tune Bass Trap. Nah, ini favorit saya, karena daya serap bunyi pada frekuensi rendah (sub bass) bisa anda design sesuai dengan frekuensi problematiknya, pembuatanya pun relatif mudah dan murah, hanya perhitungan matematiknya lumayan ribet.
|
| Panel Membrane dengan finishing ditutp kain bila panel terekspose |
|
Kotak diisi material serap vs kotak vacum
|
PENTING
Grafik yang ditampilkan tidak mewakili desain atau panel aktual. Gunakan hanya untuk memahami dan apa yang dihasilkan/dicapai dari setiap desain.
Cara mengidentifikasi Panel Membrane:
Sebuah kotak berisi udara hampa ditutup rapat kedap udara dengan lapisan membrane pada satu sisinya. Material membran bisa kaku (multi) atau flexible (biasanya karet atau MLV) tergantung target frekuensi. Sering berbentuk kotak, atau setengah silinder (poli) untuk meredakan pantulan.
Design panel diarahkan kepada frekuensi tertentu dengan memilih massa pada membran dan kedalaman tertentu dari ruang udara yang diseal (Vacum). Biasanya panel ini disimpan dibalik dinding permukaan partisi (inwall) studio atau plafond, sehingga jarang terlihat.
Cara kerja:
Menyerap tekanan bunyi (presure) pada frekuensi tertentu (tergantung design panel)
Bekerja seperti kick drum secara terbalik. Membran bergetar membentuk nada (tone) pd frekuensi tertentu. Penyerap berpori (fibreglass) didalam rongga, menghambat pergerakan udara, menyebabkan penyerapan.
Cara menggunakannya:
Bekerja seperti senapan sniper pada target frekuensi dengan tepat. Tempatkan mereka pada ruangan dengan tekanan bunyi maksimum, sesuai dengan design target frekuensinya.
Simpan pada sudut ruangan, karena tekanan bunyi cenderung menumpuk disini.
Kapan dibutuhkannya:
Ketika Anda sudah kehabisan ruang untuk panel broadband , tetapi masih perlu kontrol lebih banyak pada low end.Ketika ruangan memiliki resonansi low end yang sangat kuat yang memerlukan solusi spesifik. Jika anda ingin mengontrol bass pada sub frekuensi, di bawah 40Hz.😎
Seberapa banyak yg dibutuhkan:
Setidaknya 4 unit per frekuensi target, untuk mendapatkan efek yang signifikan.
Kesimpulan untuk panel ini:
- Dapat menjangkau frekuensi yg sangat rendah.
- Sulit untuk mendesain dengan benar (DIY).sering tidak akurat, dibutuhkan pengalaman atau ahlinya
- Kesalahan kecil pd konstruksi dapat menghentikan fungsinya.
- Bila membuat panel ini dengan bandwidth sempit, kesalahan kecil adalah Fatal, karena tune (nada pada membrana) akan bergeser kearah frekuensi yang salah, artinya pekerjaan yang sia-sia.
Helmholtz Resonator
Cara mengidentifikasi Helmholtz Resonator:
Sebuah kotak berongga yang diseal kedap udara dengan satu atau lebih lubang / slot besar di bagian depan. Terkadang lubang diperluas/diperpanjang untuk membentuk pipa pendek
Lubang / pipa biasanya berdiameter antara 5cm dan 10cm.
|
| Helmholtz Resonator |
Cara kerja:
Menyerap tekanan bunyi (presure) pada frekuensi tertentu (sesuai design panel).
Frekuensi tuning ditentukan oleh volume udara di dalam kotak dan diameter serta panjang lubang / pipa.
|
Tipikal serapan panel Helmholtz Resonator
|
PENTING
Grafik yang ditampilkan tidak mewakili desain atau panel aktual. Gunakan hanya untuk memahami dan apa yang dihasilkan/dicapai dari setiap desain.
Cara menggunakannya:
Seperti sniper yang menargetkan satu frekuensi dengan tepat dengan banyak daya.
Tempatkan lubang /pipa pada tekanan maksimum dari frekuensi yang ingin anda serap, biasanya sudut.
Kapan dibutuhkannya:
Ketika semua cara anda telah lakukan untuk mengontrol resonansi/tekanan bunyi, tetapi masalah belum juga hilang.
Saya tidak menyarankan anda menggunakan panel jenis ini, karena panel ini sangat sulit pembuatanya.
Seberapa banyak yg dibutuhkan:
Setidak2nya 2 unit per target frekuensi
Kesimpulan untuk panel ini:
- Luar biasa efektif bila pembuatan dan penempatan yg tepat.
- Dapat menjangkau frekuensi yang sangat rendah.
- Kesalahan konstruksi adalah fatal.
- Sangat sulit pembuatan dan designnya.
- Mahal
- Ukuran bisa sangat besar bila target frekeunsi rendah.
DONT BE FOOLED!
INI BUKAN Bass Trap!
|
Busa/Foam segitiga
|
Ini paling sering saya lihat diiklan2 ga jelas, duh😤 dibalut dengan kata-kata keren, misalnya MEGAFUSER Bass Trap agar terdengar meyakinkan. Akan saya bongkar apa kemampuan sebenarnya busa2 ini sekarang.
Cara mengidentifikasi
Bahan busa atau Foam
Berbentuk segitiga dengan irisan didepannya.(pengennya disebut diffuser)
Cara kerja:
Sedikit mirip Porous absorber tapi bukan, gimana ya menerangkannya, serah deh
Kedalaman rata-rata yang dangkal dari panel membuatnya tidak akan pernah mencapai frekuensi rendah. Setara dengan bahan insulasi 10cm ditempatkan langsung didinding, tetapi dengan luas permukaan yang jauh lebih sedikit. Tidak berfungsi difusif apa pun, karena diffuser membutuhkan permukaan yang reflektif yang padat.
|
Tipikal nilai serap busa/foam
|
Bila kita lihat grafik diatas, busa ini tidak berbuat apa2 terhadap frekuensi rendah, sudah terjadi penurunan drastis nilai serap dari mulai 500hz.
Cara menggunakannya: Jangan digunakan.!
Kapan dibutuhkannya: Tidak pernah!
Seberapa banyak yg dibutuhkan: Nol!
Kesimpulan untuk panel ini:
- Terlalu dangkal untuk penyerapan bass.
- Terlalu mahal untuk funginya yang nyaris tidak ada.
Jadi jangan dibeli produk bodong seperti ini, kecuali penjual memberikan data hasil uji lab.
Demikian tulisan saya kali ini, semoga dapat memberikan pencerahan mengenai panel2 akustik dan fungsinya.😉
❓ FAQ Seputar Bass Trap
1. Apa itu Bass Trap dan mengapa penting untuk studio?
Bass trap adalah panel akustik yang dirancang khusus untuk menyerap gelombang suara frekuensi rendah (bass). Fungsinya sangat penting untuk mengatasi masalah seperti suara bass yang tidak merata, bergemuruh (boomy), atau "kopong" akibat penumpukan gelombang berdiri (standing wave) di sudut-sudut ruangan. Tanpa bass trap, akustik studio tidak akan akurat, sehingga campuran suara yang dihasilkan bisa terdengar berbeda saat diputar di ruang lain.
2. Apakah semua studio musik atau home studio membutuhkan bass trap?
Ya, hampir semua ruang yang digunakan untuk produksi atau apresiasi musik akan sangat terbantu dengan keberadaan bass trap. Masalah akumulasi bass (bass buildup) terjadi di hampir semua ruangan, terutama di sudut-sudutnya. Memasang bass trap adalah langkah pertama yang paling efektif dan signifikan untuk membersihkan suara di frekuensi rendah, bahkan sebelum menambahkan panel peredam lainnya.
3. Di mana posisi terbaik untuk meletakkan bass trap?
Lokasi paling strategis adalah di sudut-sudut ruangan. Tekanan suara dari frekuensi rendah cenderung menumpuk di area pertemuan dua dinding (sudut vertikal) atau pertemuan dinding dengan plafon/lantai (sudut horizontal). Untuk hasil maksimal, tempatkan bass trap di sudut-sudut yang paling dekat dengan posisi speaker monitor Anda terlebih dahulu.
4. Berapa banyak bass trap yang saya butuhkan untuk ruangan saya?
Tidak ada angka pasti, tapi prinsipnya: sebanyak mungkin. Namun, untuk mendapatkan efek yang signifikan, Anda bisa memulai dengan setidaknya 4 hingga 8 unit panel porous absorber berukuran standar yang ditempatkan di beberapa sudut strategis. Untuk jenis seperti Tube Trap, dibutuhkan 4-6 unit, sedangkan untuk resonator membran atau Helmholtz, 2-4 unit per frekuensi target sudah cukup.
5. Apa perbedaan utama antara Porous Absorber dan Resonant Absorber?
Porous Absorber (seperti panel rockwool tebal) bekerja dengan mengubah energi suara menjadi panas melalui gesekan. Sifatnya broadband, artinya menyerap berbagai frekuensi (terutama mid-high), dan hanya sedikit menyerap bass jika dibuat sangat tebal (>30cm) atau ditempatkan berjarak dari dinding.
Resonant Absorber (seperti panel membran atau Helmholtz) bekerja dengan prinsip resonansi mekanik. Mereka dirancang untuk menyerap frekuensi rendah yang sangat spesifik (seperti "sniper") di mana masalah terbesar berada, tanpa banyak mempengaruhi frekuensi lainnya.
2 Komentar
bang yg saya tau dr berbagai info data juga semakin padat matrial ro kwollnya semakin tinggi juga daya serap lownya...mohon pencerahan
BalasHapusHalo, untuk material yg baik menyerap Bass bukan dari kepadatannya (density) tapi dari gas flow resistivity nya. dan dari seberapa dalam (tebal) bass trap nya, yang saya ketahui material yg rendah densitasnya mempunyai gas flow resistivity rendah yang lbh baik menyerap suara rendah.
HapusSuatu konstruksi panel bass trap (velocity trap) biasanya membunyai ketebalan yg besar minimal 30cm, 60cm atau lebih, kurang dr itu tidak bisa disebut bass trap.
Bass trap yang menggunakan metode (pressure trap) memungkinkan untuk dibuat lebih tipis.